Feed

Mencari Dgn Google

Google

Gratis :

"Business Link"


MP3, Newsletter, Ebook Gratis dari Brian Tracy:

Brian Tracy Home Page
  • Yohanes Tantama

    Motivasi dibarengi dengan sikap mental positif akan membawa anda kepada kesuksesan yang sejati. ...... Mari kita hidup penuh semangat dan sukacita
  •  

    February 2010
    M T W T F S S
    « Jul    
    1234567
    891011121314
    15161718192021
    22232425262728
  • Artikel Terbaru

  • Kategori

  • Kumpulan artikel

  • Masukan terbaru

    • magicalboy chandra: ini benar-benar motivasi buat saya yg lagi terpuruk dan di dalam hidup ini saya yakin gak ada yg...
    • echa: aku ga tau….apakah aku termasuk orang yang termasuk termotivasi apa ga,,,,tapi aku ngerasa,,,,kalo udah...
    • yohanes tantama: Memang tidak mudah tapi semoga kesadaran dari hati nurani masih membuat kita mau bergulat dengan...
    • Tangguh MP: Mr. Yohanes, setelah saya membaca artikel anda, muncul suatu pertanyaan dalam benak saya. bagamiana...
    • tony: Sekalipun tantangan demi tantangan menghadang..Zhang Da tetap tegar menghadapinya. Ketulusan dan kepolosan...
    • tony: Pak Yohanes, tks untuk artikel kaca spion-nya Andy Noya. Itulah sukacita Tuhan yang terpancar pd bung Andy....
    • : Salam kenal juga Pak
    • Rudy Hermawan: Penderitaan mendewasakan orang…cinta membuatnya semakin matang. Terima kasih untuk inspirasi...
    • Yohanes T: 1. Kita bisa berdiskusi Pak saling berbagi pengalaman. Kirim saja email ke yohanes.progress@gmail.com. 2....
    • Dedy Prasetio: Dear Mr Yohaness, saya membaca artikel anda sungguh menggugah saya untuk terus belajar dan belajar...
  • Qian Hong yang Tabah

    By | July 9, 2009

    qian hong1     Qian Hong 2
     Qian Hong3
    Qian HongYan - Gadis Puntung yang masih tersenyum
    
     menyambut dunia
    
    Qian Hongyan mengalami kecelakaan dan kehilangan kedua
    
    kakinya bahkan pinggulnya, dan perlu mencari jalan keluar.
    Keluarganya di Cina miskin dan tidak dapat membeli kaki palsu, maka ia
    
    menggunakan bola basket untuk memudahkan gerakannya.
    
    Qian Hongyan juga dikenal sbg Basket Ball Girl.
    
    Qian menggunakan dua sangga kayu untuk menyeret
    
    > tubuhnya dan tidak mengeluh,
    
    > > walau dia telah gonta ganti bola basket 6 kali.
    ia tetap ke sekolah, walaupun harus bersusah payah ke
    
     sana . Dan.. ia tetap tersenyum menyambut dunia
    
    Setelah bbrp lama, Ada yang berbaik hati dan
    
    menyumbangkan kedua kaki palsu untuk Qian HongYan
    
    Menghibur Teman Senasib dan . Happy aja, Masih
    
    Tersenyum menyambut dunia
    
    ini..


    Akan kah kita masih mengeluh dengan kondisi kita? karena alasan hal hal yg
    > > kecil.
    > > Tidak ada apa apa nya keadaan kita apabila
    > dibandingkan dengan keadaan Gadis
    > > belia Qian Hong n Yan, yang dapat tetap ceria dan
    > bersemangat meskipun
    > > kekurangan organ tubuh nya yang sangat vital,
    > mobilitas sangat terhambat,
    > > keadaan ekonomi yang sangat lemah…. Tetapi tetap
    > senyum nya adalah
    > > anugerah dari Tuhan yang terindah…..


    Topics: believe, motivation | No Comments »

    Kisah sebuah pencil

    By | July 8, 2009

    Seorang
    anak bertanya kepada neneknya yang sedang menulis sebuah surat.
    “Nenek
    lagi menulis tentang pengalaman kita ya? atau tentang aku?”
    Mendengar
    pertanyaan si cucu, sang nenek berhenti menulis dan berkata kepada
    cucunya,
    “Sebenarnya
    nenek sedang menulis tentang kamu, tapi ada yang lebih penting dari isi
    tulisan
    ini yaitu pensil yang nenek pakai.
    “Nenek
    harap kamu bakal seperti pensil ini ketika kamu besar nanti” ujar si
    nenek
    lagi.
    Mendengar
    jawab ini, si cucu kemudian melihat pensilnya dan bertanya kembali
    kepada si
    nenek ketika dia melihat tidak ada yang istimewa dari pensil yang nenek
    pakai.
    “Tapi
    nek sepertinya pensil itu sama saja dengan pensil yang lainnya..” Ujar
    si
    cucu
    Si
    nenek kemudian menjawab, “Itu semua tergantung bagaimana kamu melihat
    pensil ini.”
    “Pensil
    ini mempunyai 5 kualitas yang bisa membuatmu selalu tenang dalam
    menjalani
    hidup, kalau kamu selalu memegang prinsip-prinsip itu di dalam hidup
    ini.” Read the rest of this entry »

    Topics: inspirational | No Comments »

    Kebanggan bukan berdasarkan materi

    By | May 26, 2009

    Beberapa waktu silam, seorang pemuda terpelajar dari Semarang sedang berpergian naik pesawat ke Jakarta. Disampingnya duduk seorang ibu yang sudah berumur. Si Pemuda menyapa, dan tak lama mereka terlarut dalam obrolan ringan.
     
    ” Ibu, ada acara apa pergi ke Jakarta ?”, tanya si Pemuda.
    “Oh… Saya mau ke Jakarta terus “connecting flight” ke Singapore nengokin anak saya yang ke dua”,  jawab ibu itu.
    ” Wouw….. hebat sekali putra ibu” pemuda itu menyahut dan terdiam sejenak.

     
    Pemuda itu merenung. Dengan keberanian yang didasari rasa ingin tahu, pemuda itu melanjutkan pertanyaannya.
    “Kalau saya tidak salah ,anak yang di Singapore tadi, putra yang kedua ya bu?? Bagaimana dengan kakak-adik adik nya??”

     
    “Oh ya tentu ” si Ibu bercerita :
    “Anak saya yang ketiga seorang dokter di Malang, yang keempat Kerja di Perkebunan di Lampung, yang kelima menjadi arsitek di Jakarta, yang keenam menjadi kepala cabang bank di Purwokerto, yang ke tujuh menjadi Dosen di Semarang.”

     
    Pemuda tadi diam, hebat ibu ini, bisa mendidik anak anaknya dengan sangat baik, dari anak kedua sampai ke tujuh.
    ” Terus bagaimana dengan anak pertama ibu ??”..
    Sambil menghela napas panjang, ibu itu menjawab, “Anak saya yang pertama menjadi petani di Godean Jogja nak.
    Dia menggarap sawahnya sendiri yang tidak terlalu lebar ”

     
    Pemuda itu segera menyahut, “Maaf ya Bu….. kalau ibu agak kecewa ya dengan anak pertama ibu, adik-adiknya berpendidikan tinggi dan sukses di pekerjaannya, sedang dia menjadi petani “??
     

     
    Dengan tersenyum ibu itu menjawab,
    ” Ooo …tidak tidak begitu nak…. Justru saya sangat bangga dengan anak pertama saya, karena dialah yang membiayai sekolah semua adik-adiknya dari hasil dia bertani”

     

    Topics: inspirational | No Comments »

    Berat Segelas Air

    By | March 9, 2009

    Pada Saat Kuliah Tentang  Manajemen Stress,
    >
    > Stephen Covey Mengangkat Segelas  Air Dan Bertanya Kepada Para
    > Siswanya,
    >
    > “Seberapa  Berat Menurut Anda, Kira-Kira Segelas Air Ini..?”
    >
    > Para Siswa Menjawab Mulai Dari 200 Gram Sampai 500  Gram,
    >
    > “Ini Bukanlah Masalah Berat Absolutnya..
    > Tapi Tergantung Berapa Lama Anda Memegangnya. .” Kata Covey,
    >
    > “Jika Saya Memegangnya Selama 1 Menit.. Tidak  Ada Masalah..”
    >
    > “Jika Saya Memegangnya Selama 1  Jam… Lengan Kanan Saya Akan
    > Sakit..”
    >
    > “Dan Jika  Saya Memegangnya Selama 1 Hari Penuh..
    > Mungkin Anda  Harus Memanggilkan Ambulans Untuk Saya..”
    >
    > “Beratnya  Sebenarnya Sama.. Tapi Semakin Lama Saya Memegangnya. .
    > Maka Bebannya Akan Semakin Berat..”
    >
    > “Jika Kita  Membawa Beban Kita Terus Menerus..
    > Lambat Laun Kita  Tidak Akan Mampu Membawanya Lagi..”
    >
    > “Beban Itu Akan  Meningkat Beratnya..”
    > Lanjut Covey,
    >
    > “Apa Yang  Harus Kita Lakukan Adalah Meletakkan Gelas Tersebut..
    > Istirahat Sejenak Sebelum Mengangkatnya Lagi..”
    >
    > “Kita Harus Meninggalkan Beban Kita Secara  Periodik..
    > Agar Kita Dapat Lebih
    > Segar Dan Mampu  Membawanya Lagi..”
    >
    > “Jadi Sebelum Pulang Ke Rumah  Dari Pekerjaan Sore Ini.. Tinggalkan
    > Beban Pekerjaan…  .”
    >
    > “Jangan Bawa Pulang.. Beban Itu Dapat Diambil  Lagi Besok..”
    >
    > “Apapun Beban Yang Ada Di Pundak Anda  Hari Ini…
    > Coba Tinggalkan Sejenak Jika Bisa..”
    >
    > “Setelah Beristirahat. . Nanti Dapat Diambil Lagi..”
    >
    > “Hidup Ini Singkat.. Jadi Cobalah Menikmatinya Dan Memanfaatkannya.
    > .!”
    >
    > “Hal Terindah Dan Terbaik Di  Dunia Ini Tak Dapat Dilihat, Atau
    > Disentuh..”
    >
    >
    > “Tapi Dapat Dirasakan Jauh Di Relung Hati Kita..!”
    > Catatan:
    > Demikian pula dengan  stress,
    > bila kita tidak mampu melepaskan sedikit demi  sedikit, tentu anda
    > dapat membayangkan apa yang akan  terjadi ?!
    > di copy paste dari: kiriman  Fiena Rosalina
    >

    Topics: inspirational | No Comments »

    The Beauty Of Love

    By | January 8, 2009

    Ditengah arus mode banyaknya perceraian yang beritanya membombardir kita lewat Televisi maupun Koran, ada baiknya kita melihat pasangan ini,

    love1 love2    1_26731.jpg      1_26732.jpg

    Bagaimana menurut anda?

    Topics: inspirational | No Comments »

    Mahalnya Sebuah Karir

    By | January 7, 2009

    Kisah Nyata /bukan tidak jadi masalah

    Yang penting , kita bisa mengabil hikmahnya

    Sebuah kesaksian yang perlu direnungkan….

    Apa yang kita cari sekarang ini….

    Demi uang???? atau Demi Karier???

    Atau…..

    Saya seorang ibu dengan 2 orang anak , mantan direktur sebuah Perusahaan
    multinasional. Mungkin anda termasuk orang yang menganggap saya orang yang
    berhasil dalam karir namun sungguh jika seandainya saya boleh memilih maka
    saya akan berkata kalau lebih baik saya tidak seperti sekarang dan
    menganggap apa yang saya raih sungguh sia-sia.

    Semuanya berawal ketika putri saya satu-satunya yang berusia 19 tahun baru
    saja meninggal karena overdosis narkotika.
    Sungguh hidup saya hancur berantakan karenanya, suami saya saat ini masih
    terbaring di rumah sakit karena terkena stroke dan mengalami kelumpuhan
    karena memikirkan musibah ini.

    Putera saya satu-satunya juga sempat mengalami depresi berat dan Sekarang
    masih dalam perawatan intensif sebuah klinik kejiwaan, dia juga merasa
    sangat terpukul dengan kepergian adiknya. Sungguh apa lagi yang bisa saya
    harapkan.

    Kepergian Maya dikarenakan dia begitu guncang dengan kepergian Bik Inah
    pembantu kami..

    Hingga dia terjerumus dalam pemakaian Narkoba.

    Mungkin terdengar aneh kepergian seorang pembantu bisa membawa dampak
    Begitu hebat pada putri kami. Read the rest of this entry »

    Topics: inspirational | No Comments »

    Mewujudkan Impian Kita Atau Membantu Mewujudkan Impian Orang Lain

    By | September 30, 2008

    pic24484.gifTenzing Norgay

    (Embedded image moved to file: pic24484.gif)

    sebelah kanan (foto)

    Tenzing Norgay?…..apaan sih…..atau. ..siapa sih….
    Tenzing Norgay adalah nama orang, mungkin buat kebanyakan dari kita akan
    mengatakan nama yang aneh…..dari negara mana nama tersebut berasal?…. .

    Mungkin Anda pernah membaca atau mendengar namanya…mungkin juga
    belum…bagaimana kalau saya sebutkan nama Sir Edmund Hillary…ya kalau
    yang ini sih saya sering dengar atau pernah baca biografinya atau pernah
    mendapatkan kisah hidupnya dalam sebuah artikel atau sewaktu mengikuti
    seminar. Ya, Sir Edmund Hillary adalah orang pertama di dunia yang berhasil
    mencapai puncak gunung tertinggi dunia Puncak Gunung Everest. Tetapi saat
    ini bukan Sir Edmund Hillary yang akan kita bahas, tetapi Tenzing Norgay.
    Tenzing Norgay seorang penduduk asli Nepal yang bertugas sebagai pemandu
    bagi para pendaki gunung yang berniat untuk mendaki gunung Everest. Tenzing
    Norgay menjadi pemandu (orang nepal menyebutnya Sherpa) bagi Sir Edmund
    Hillary. Pada tanggal 29 Mei 1953 jam 11.30, Tenzing Norgay bersama dengan
    Sir Edmund Hillary berhasil menaklukkan Puncak Gunung Tertinggi Everest
    pada ketinggian 29,028 kaki diatas permukaan laut dan menjadi orang pertama
    didunia yang kemudian menjadi inspirasi dan penyemangat bagi ratusan
    pendaki berikutnya untuk mengikuti prestasi mereka. Pada rentang waktu
    tahun 1920 sampai dengan tahun 1952, tujuh tim ekspedisi yang berusaha
    menaklukkan Everest mengalami kegagalan.
    Keberhasilan Sir Edmund Hillary pada saat itu sangat fenomenal mengingat
    baru berakhirnya Perang Dunia II dan menjadi semacam inspirator untuk
    mengembalikan kepercayaan diri bagi seluruh bangsa di dunia. Karena
    keberhasilannya, Sir Edmund Hillary mendapatkan gelar kebangsawanan dari
    Ratu Inggris yang baru saja dilantik saat itu Ratu Elizabeth II dan menjadi
    orang yang paling dikenal di seluruh dunia.
    Tetapi dibalik keberhasilan itu Tenzing Norgay memiliki peran yang sangat
    besar, mengapa Tenzing Norgay tidak menjadi terkenal dan mendapatkan semua
    yang didapatkan oleh Sir Edmund Hillary padahal ia adalah sang pemandu yang
    membantu dan mengantarkannya mencapai Puncuk Mount Everest? Seharusnya bisa
    saja ia lah orang pertama yang menginjakkan kaki di puncak Mount Everest
    bukan Sir Edmund Hillary.
    Sesaat setelah Sir Edmund Hillary bersama Tenzing Norgay kembali dari
    puncak Mount Everest, hampir semua reporter dunia berebut mewawancarai Sir
    Edmund Hillary, dan hanya ada satu reporter yang mewawancarai Tenzing
    Norgay, berikut cuplikannya :
    Reporter : Bagaimana perasaan Anda dengan keberhasilan menaklukkan puncak
    gunung tertinggi di dunia?
    Tenzing Norgay : Sangat senang sekali
    Reporter : Andakan seorang Sherpa (pemandu) bagi Edmund Hillary, tentunya
    posisi Anda berada di depan dia, bukankah seharusnya Anda yang menjadi
    orang pertama yang menjejakkan kaki di puncak Mount Everest ? Read the rest of this entry »

    Topics: inspirational, mission | 4 Comments »

    Never Give Up……Keep Moving Forward….

    By | September 16, 2008

    > Sent: Wednesday, September 10, 2008 7:41 AM
    > Subject: One touching true story ….Never Give Up……Keep Moving
    > forward….
    >
    >
    > Kisah yang mengharukan. ……… ……
    >
    > Cuma mau berbagi cerita yang bagus untuk dicontoh dan membuat motivasi
    > bagi kita untuk tidak menyerah dengan keadaan yang kurang beruntung.
    > ..
    > Smoga bermanfaat..
    >
    > Di Propinsi Zhejiang China, ada seorang anak laki yang luar biasa,
    > sebut saja namanya Zhang Da. Perhatiannya yang besar kepada papanya,
    > hidupnya yang pantang menyerah dan mau bekerja keras, serta tindakan
    > dan perkataannya yang menyentuh hati membuat Zhang Da, anak lelaki
    > yang masih berumur 10 tahun ketika memulai semua itu, pantas disebut
    > anak yang luar biasa. Saking jarangnya seorang anak yang berbuat
    > demikian, sehingga ketika Pemerintah China mendengar dan menyelidiki
    > apa yang Zhang Da perbuat  maka merekapun memutuskan untuk
    > menganugerahi penghargaan Negara yang tinggi kepadanya.
    > Zhang Da adalah salah satu dari sepuluh orang yang dinyatakan telah
    > melakukan perbuatan yang luar biasa dari antara 1,4 milyar penduduk
    > China .
    >
    > Tepatnya 27 Januari 2006 Pemerintah China , di Propinsi Jiangxu, kota
    > Nanjing , serta disiarkan secara Nasional keseluruh pelosok
    > negeri,memberikan  penghargaan kepada 10
    > (sepuluh) orang yang luar biasa, salah satunya adalah Zhang Da.
    >
    > Pada tahun 2001, Zhang Da ditinggal pergi oleh Mamanya yang sudah
    > tidak tahan hidup menderita karena miskin dan karena suami yang sakit
    > keras. Dan sejak hari itu Zhang Da hidup dengan seorang Papa yang
    > tidak bisa bekerja tidak bisa berjalan, dan sakit-sakitan. Kondisi ini
    > memaksa seorang bocah ingusan yang waktu itu belum genap 10 tahun
    > untuk mengambil tanggungja wab yang sangat berat. Ia harus sekolah, ia
    > harus mencari makan untuk Papanya dan juga dirinya sendiri, ia juga
    > harus memikirkan obat-obat yang pasti tidak murah untuk dia. Dalam
    > kondisi yang seperti inilah kisah luar biasa Zhang Da dimulai.
    >
    > Ia masih terlalu kecil untuk menjalankan tanggung jawab yang susah dan
    > pahit ini. Ia hanyalah salah satu dari sekian banyak anak yang harus
    > menerima kenyataan hidup yang pahit di dunia ini. Tetapi yang membuat
    > Zhang Da berbeda adalah bahwa ia tidak menyerah. Read the rest of this entry »

    Topics: inspirational, dream, motivation | 4 Comments »

    Apakah Kita Telah Berubah?

    By | September 14, 2008

    Suatu cerita yang dikirim oleh teman saya yang saya kira cukup punya banyak nilai untuk ditampilkan. Terimakasih untuk Bp. Andy yang menulis cerita ini.

    Kaca Spion
    oleh
    Andy F. Noya


    Sejak bekerja saya tidak pernah lagi berkunjung ke Perpustakaan
    Soemantri Brodjonegoro di Jalan Rasuna Said, Jakarta . Tapi, suatu hari
    ada kerinduan dan dorongan yang luar biasa untuk ke sana . Bukan untuk
    baca buku, melainkan makan gado-gado di luar pagar perpustakaan.
    Gado-gado yang dulu selalu membuat saya ngiler. Namun baru dua tiga
    suap, saya merasa gado-gado yang masuk ke mulut jauh dari bayangan masa
    lalu. Bumbu kacang yang dulu ingin saya jilat sampai piringnya
    mengkilap, kini rasanya amburadul. Padahal ini gado-gado yang saya makan
    dulu. Kain penutup hitamnya sama. Penjualnya juga masih sama. Tapi
    mengapa rasanya jauh berbeda?
    Malamnya, soal gado-gado itu saya ceritakan kepada istri. Bukan soal
    rasanya yang mengecewakan, tetapi ada hal lain yang membuat saya gundah.

    Sewaktu kuliah, hampir setiap siang, sebelum ke kampus saya selalu
    mampir ke perpustakaan Soemantri Brodjonegoro. Ini tempat favorit saya.
    Selain karena harus menyalin bahan-bahan pelajaran dari buku-buku wajib
    yang tidak mampu saya beli, berada di antara ratusan buku membuat saya
    merasa begitu bahagia. Biasanya satu sampai dua jam saya di sana . Jika
    masih ada waktu, saya melahap buku-buku yang saya minati. Bau harum
    buku, terutama buku baru, sungguh membuat pikiran terang dan hati riang.
    Sebelum meninggalkan perpustakaan, biasanya saya singgah di gerobak
    gado-gado di sudut jalan, di luar pagar. Kain penutupnya khas, warna
    hitam. Menurut saya, waktu itu, inilah gado-gado paling enak seantero
    Jakarta . Harganya Rp 500 sepiring sudah termasuk lontong. Makan
    sepiring tidak akan pernah puas. Kalau ada uang lebih, saya pasti nambah
    satu piring lagi. Tahun berganti tahun. Drop out dari kuliah, saya
    bekerja di Majalah TEMPO sebagai reporter buku Apa dan Siapa Orang
    Indonesia .. Kemudian pindah menjadi reporter di Harian Bisnis Indonesia.

    Setelah itu menjadi redaktur di Majalah MATRA. Karir saya terus
    meningkat hingga menjadi pemimpin redaksi di Harian Media Indonesia dan
    Metro TV.
    Sampai suatu hari, kerinduan itu datang. Saya rindu makan gado-gado di
    sudut jalan itu. Tetapi ketika rasa gado-gado berubah drastis, saya
    menjadi gundah. Kegundahan yang aneh. Kepada istri saya utarakan
    kegundahan tersebut. Saya risau saya sudah berubah dan tidak lagi
    menjadi diri saya sendiri. Padahal sejak kecil saya berjanji jika suatu
    hari kelak saya punya penghasilan yang cukup, punya mobil sendiri, dan
    punya rumah sendiri, saya tidak ingin berubah. Saya tidak ingin menjadi
    sombong karenanya.
    Read the rest of this entry »

    Topics: inspirational, success | 1 Comment »

    “You don’t have to put an age limit on your dreams”

    By | September 14, 2008

    ChampionAt the age of 41, Dara Torres is the first Olympic swimmer to compete in FIVE different Olympic games, oldest swimmer to win an Olympic medal and the first woman in history to swim in the Olympics past the age of 40.Upon winning her third Silver medal at the Beijing 2008 Games, she answered a question about her age with the very telling statement, “You don’t have to put an age limit on your dreams.”

    So whether you think you’re too young or you’re too old, forget your age and get started going after your DREAM!

    Topics: motivation | No Comments »

    « Previous Entries