Feed

Mencari Dgn Google

Google

Gratis :

"Business Link"


MP3, Newsletter, Ebook Gratis dari Brian Tracy:

Brian Tracy Home Page
  • Yohanes Tantama

    Motivasi dibarengi dengan sikap mental positif akan membawa anda kepada kesuksesan yang sejati. ...... Mari kita hidup penuh semangat dan sukacita
  •  

    March 2010
    M T W T F S S
    « Jul    
    1234567
    891011121314
    15161718192021
    22232425262728
    293031  
  • Artikel Terbaru

  • Kategori

  • Kumpulan artikel

  • Masukan terbaru

    • magicalboy chandra: ini benar-benar motivasi buat saya yg lagi terpuruk dan di dalam hidup ini saya yakin gak ada yg...
    • echa: aku ga tau….apakah aku termasuk orang yang termasuk termotivasi apa ga,,,,tapi aku ngerasa,,,,kalo udah...
    • yohanes tantama: Memang tidak mudah tapi semoga kesadaran dari hati nurani masih membuat kita mau bergulat dengan...
    • Tangguh MP: Mr. Yohanes, setelah saya membaca artikel anda, muncul suatu pertanyaan dalam benak saya. bagamiana...
    • tony: Sekalipun tantangan demi tantangan menghadang..Zhang Da tetap tegar menghadapinya. Ketulusan dan kepolosan...
    • tony: Pak Yohanes, tks untuk artikel kaca spion-nya Andy Noya. Itulah sukacita Tuhan yang terpancar pd bung Andy....
    • : Salam kenal juga Pak
    • Rudy Hermawan: Penderitaan mendewasakan orang…cinta membuatnya semakin matang. Terima kasih untuk inspirasi...
    • Yohanes T: 1. Kita bisa berdiskusi Pak saling berbagi pengalaman. Kirim saja email ke yohanes.progress@gmail.com. 2....
    • Dedy Prasetio: Dear Mr Yohaness, saya membaca artikel anda sungguh menggugah saya untuk terus belajar dan belajar...
  • « Apakah Kita Telah Berubah? | Home | Mewujudkan Impian Kita Atau Membantu Mewujudkan Impian Orang Lain »

    Never Give Up……Keep Moving Forward….

    By | September 16, 2008

    > Sent: Wednesday, September 10, 2008 7:41 AM
    > Subject: One touching true story ….Never Give Up……Keep Moving
    > forward….
    >
    >
    > Kisah yang mengharukan. ……… ……
    >
    > Cuma mau berbagi cerita yang bagus untuk dicontoh dan membuat motivasi
    > bagi kita untuk tidak menyerah dengan keadaan yang kurang beruntung.
    > ..
    > Smoga bermanfaat..
    >
    > Di Propinsi Zhejiang China, ada seorang anak laki yang luar biasa,
    > sebut saja namanya Zhang Da. Perhatiannya yang besar kepada papanya,
    > hidupnya yang pantang menyerah dan mau bekerja keras, serta tindakan
    > dan perkataannya yang menyentuh hati membuat Zhang Da, anak lelaki
    > yang masih berumur 10 tahun ketika memulai semua itu, pantas disebut
    > anak yang luar biasa. Saking jarangnya seorang anak yang berbuat
    > demikian, sehingga ketika Pemerintah China mendengar dan menyelidiki
    > apa yang Zhang Da perbuat  maka merekapun memutuskan untuk
    > menganugerahi penghargaan Negara yang tinggi kepadanya.
    > Zhang Da adalah salah satu dari sepuluh orang yang dinyatakan telah
    > melakukan perbuatan yang luar biasa dari antara 1,4 milyar penduduk
    > China .
    >
    > Tepatnya 27 Januari 2006 Pemerintah China , di Propinsi Jiangxu, kota
    > Nanjing , serta disiarkan secara Nasional keseluruh pelosok
    > negeri,memberikan  penghargaan kepada 10
    > (sepuluh) orang yang luar biasa, salah satunya adalah Zhang Da.
    >
    > Pada tahun 2001, Zhang Da ditinggal pergi oleh Mamanya yang sudah
    > tidak tahan hidup menderita karena miskin dan karena suami yang sakit
    > keras. Dan sejak hari itu Zhang Da hidup dengan seorang Papa yang
    > tidak bisa bekerja tidak bisa berjalan, dan sakit-sakitan. Kondisi ini
    > memaksa seorang bocah ingusan yang waktu itu belum genap 10 tahun
    > untuk mengambil tanggungja wab yang sangat berat. Ia harus sekolah, ia
    > harus mencari makan untuk Papanya dan juga dirinya sendiri, ia juga
    > harus memikirkan obat-obat yang pasti tidak murah untuk dia. Dalam
    > kondisi yang seperti inilah kisah luar biasa Zhang Da dimulai.
    >
    > Ia masih terlalu kecil untuk menjalankan tanggung jawab yang susah dan
    > pahit ini. Ia hanyalah salah satu dari sekian banyak anak yang harus
    > menerima kenyataan hidup yang pahit di dunia ini. Tetapi yang membuat
    > Zhang Da berbeda adalah bahwa ia tidak menyerah.
    >
    > Hidup harus terus berjalan, tapi tidak dengan melakukan kejahatan,
    > melainkan memikul tanggungjawab untuk meneruskan kehidupan nya dan
    > papanya. Demikian ungkapan Zhang Da ketika menghadapi utusan
    > pemerintah yang ingin tahu apayang dikerjakannya.  Ia mulai lembaran
    > baru dalam hidupnya dengan terus bersekolah. Dari rumah sampai sekolah
    > harus berjalan kaki melewati hutan kecil. Dalam perjalanan dari dan ke
    > sekolah itulah, Ia mulai makan daun, biji-bijian dan buah-buahan yang
    > ia temui. Kadang juga ia menemukan sejenis jamur,  atau rumput dan ia
    > coba memakannya. Dari mencoba-coba makan itu semua, ia tahu mana yang
    > masih bisa ditolerir oleh lidahnya dan mana yang tidak bisa ia makan.
    > Setelah jam pulang sekolah di siang hari dan juga sore hari, ia
    > bergabung dengan beberapa tukang batu untuk membelah batu-batu besar
    > dan memperoleh upah dari pekerjaan itu.
    > Hasil kerja sebagai tukang batu ia gunakan untuk membeli beras dan
    > obat-obatan untuk papanya.
    > Hidup seperti ini ia jalani selama lima tahun tetapi badannya tetap
    > sehat, segar dan kuat.
    >
    > ZhangDa Merawat Papanya yang Sakit.
    > Sejak umur 10 tahun, ia mulai tanggungjawab untuk merawat papanya. Ia
    > menggendong papanya ke WC, ia menyeka dan sekali-sekali memandikan
    > papanya, ia membeli beras dan membuat bubur, dan segala urusan
    > papanya, semua dia kerjakan dengan rasa tanggungjawab dan kasih. Semua
    > pekerjaan ini menjadi tanggungjawabnya sehari-hari.
    >
    > Zhang Da menyuntik sendiri papanya.
    > Obat yang mahal dan jauhnya tempat berobat membuat Zhang Da berpikir
    > untuk menemukan cara terbaik untuk mengatasi semua ini. Sejak umur
    > sepuluh tahun ia mulai belajar tentang obat-obatan melalui sebuah buku
    > bekas yang ia beli. Yang membuatnya luar biasa adalah ia belajar
    > bagaimana seorang suster memberikan injeksi/suntikan kepada pasiennya.
    > Setelah ia rasa ia mampu, ia nekad untuk menyuntik papanya sendiri.
    >
    > Saya sungguh kagum, kalau anak kecil main dokter-dokteran dan suntikan
    > itu sudah biasa. Tapi jika anak 10 tahun memberikan suntikan seperti
    > layaknya suster atau dokter yang sudah biasa memberi injeksi saya baru
    > tahu hanya Zhang Da.
    > Orang bisa bilang apa yang dilakukannya adalah perbuatan nekad,
    > sayapun berpendapat demikian. Namun jika kita bisa memahami kondisinya
    > maka saya ingin katakan bahwa Zhang Da adalah anak cerdas yang kreatif
    > dan mau belajar untuk mengatasi kesulitan yang sedang ada dalam hidup
    > dan kehidupannya. Sekarang pekerjaan menyuntik papanya sudah
    > dilakukannya selama lebih kurang lima tahun, maka Zhang Da sudah
    > trampil dan ahli menyuntik.
    >
    > Mata pejabat, pengusaha, para artis dan orang terkenal yang hadir
    > dalam acara penganugerahan penghargaan tersebut sedang tertuju kepada
    > Zhang Da, Pembawa Acara (MC) bertanya kepadanya, ‘Zhang Da,sebut saja
    > kamu mau apa, sekolah di mana, dan apa yang kamu rindukan untuk
    > terjadi dalam hidupmu, berapa uang yang kamu butuhkan sampai kamu
    > selesai kuliah, besar nanti mau kuliah di mana, sebut saja. Pokoknya
    > apa yang kamu idam-idamkan sebut saja, di sini ada banyak pejabat,
    > pengusaha, orang terkenal yang  hadir.
    >
    > Saat ini juga ada ratusan juta orang yang sedang melihat kamu melalui
    > layar televisi, mereka bisa membantumu!’
    > Zhang Da pun terdiam dan tidakmenjawab apa-apa. MC pun berkata lagi
    > kepadanya, ‘Sebut saja,mereka bisamembantumu’ Beberapa menit Zhang Da
    > masih diam, lalu dengan suara bergetar iapun menjawab, ‘Aku Mau Mama
    > Kembali. Mama kembalilah ke rumah, aku bisa membantu Papa, aku bisa
    > cari makan sendiri, Mama kembalilah!’  demikian Zhang Da bicara dengan
    > suara yang keras dan penuh harap.
    >
    > Saya bisa lihat banyak pemirsa menitikkan air mata karena terharu,
    > saya pun tidak menyangka akan apa yang keluar dari bibirnya. Mengapa
    > ia tidak minta kemudahan untuk pengobatan papanya, mengapa ia tidak
    > minta deposito yang cukup untuk meringankan hidupnya dan sedikit bekal
    > untuk masa depannya, mengapa ia tidak minta rumah kecil yang dekat
    > dengan rumah sakit, mengapa ia tidak minta sebuah kartu kemudahan dari
    > pemerintah agar ketika ia membutuhkan,  melihat katabelece yang
    > dipegangnya semua akan membantunya. Sungguh saya tidak mengerti, tapi
    > yang saya tahu apa yang mintanya, itulah yang paling utama bagi
    > dirinya. Aku Mau Mama Kembali, sebuah ungkapan yang  mungkin sudah
    > dipendamnya sejak saat melihat mamanya pergi meninggalkan dia dan
    > papanya.
    >
    > Tidak semua orang bisa sekuat dan sehebat Zhang Da dalam mensiasati
    > kesulitan hidup ini. Tapi setiap kita pastinya telah dikaruniai
    > kemampuan dan kekuatan yg istimewa untuk menjalani ujian di dunia.
    > Sehebat apapun ujian yg dihadapi pasti ada jalan keluarnya.
    >
    > Ditiap- tiap kesulitan ada kemudahan dan Tuhan tidak akan menimpakan
    > kesulitan diluar kemampuan umat-Nya. Jadi janganlah menyerah dengan
    > keadaan, jika sekarang sedang kurang beruntung, sedang mengalami
    > kekalahan..bangkitlah!
    > Karena sesungguhn ya kemenangan akan diberikan kepada siapa saja yg
    > telah berusaha sekuat kemampuannya

    Topics: inspirational, dream, motivation |

    4 Responses to “Never Give Up……Keep Moving Forward….”

    1. Rudy Hermawan Says:
      October 30th, 2008 at 3:12 pm

      Penderitaan mendewasakan orang…cinta membuatnya semakin matang. Terima kasih untuk inspirasi yang hebat. Salam kenal…

    2. Anonymous Says:
      November 1st, 2008 at 7:09 am

      Salam kenal juga Pak

    3. tony Says:
      November 17th, 2008 at 12:11 pm

      Sekalipun tantangan demi tantangan menghadang..Zhang Da tetap tegar menghadapinya. Ketulusan dan kepolosan ‘anak desa’ itulah yang membuat ‘Kasih’ Tuhan bersemi dihati anak tsb. Zhang Da telah memberikan nyawanya bagi ayahnya.. ..luar biasa ! begitu mulia hati anak tsb dan memberikan semangat bagi kita untuk tidak menyerah pd hal-hal yang ‘menghimpit’ kita.

    4. magicalboy chandra Says:
      March 24th, 2009 at 11:50 am

      ini benar-benar motivasi buat saya yg lagi terpuruk dan di dalam hidup ini saya yakin gak ada yg gak mungkin NOTHING IS EASY BUT NOTHING IS IMPOSSIBLE

    Comments